
Drs. B. Sugino
Biodata
Lahir : Klaten, 8 Juni 1948
Rumah : Jln. Bungaran V No.498 Rt.12/Rw.08 Ulu Palembang
Pak Sugino atau yang sering dipanggil pak Gino, merupakan guru bidang pelajaran matematika.
Nah kali ini, saya akan mengupas tuntas tentang apa saja kebiasaan Pak gino
Pintarkah PaK Sugino itu ?
Relatif sih, setau saya . Dari sumber yang saya tanya ( murid kelas 1 sampai kelas 2) mengatakan Pak Gino itu agak oon ( berdasarkan sumber lho ! , ngak boleh protes ).
Mengapa demikian ?
Kali ini menurut sumber dari kelas XIP1 , XIP4,XIP5,XIP6,dan XIP7, Cara mengajar Pak Gino itu sama sekali bukan tipe guru yang baik.
Setiap kali masuk kelas, “ Yak , dibaca yah bukunya . kalau sudah kerjakan soal , lalu maju kedepan “
“ yah , latihan 1 itu mudah kan ?, kalau begitu kita lewatin ajah yah “ ini salah satu yang saya benci dari Pak Gino. Dia seakan-akan telah menganggap muridnya itu sudah pintar, jadi ngak perlu di jelaskan lagi.
Itu lah yang dilakukan olehnya. Cara mengajarnya itu seringkali membuat murid-murid kewalahan dalam mengerti apa yang diajarkannya.
Apa Kebiasaan Pak Gino ?
“Maap yah pak , Rahasiamu bocor disini.”
1. Kebiasaan Pak Gino itu selalu mencari mangsa untuk dijadikan tumbal untuk mengerjakan soal yang dirasanya sulit. Jadi dikelas selalu ada anak emas.
APALAGI KALAU PEREMPUAN..! , Nah kalau dikelas ada cewe yang cantik lalu pintar dan ngak banyak tingkah, COCOK lah itu.. !! sudah pasti menjadi sasaran pak Gino.
2. Kebiasaan lain adalah mengajar muridnya membaca…
Bagi yang pernah diajar Pak Gino tentunya sudah athu apa yang saya maksud.
Jika dia ingin menjelaskan , kebanyakan dia menjelaskan dengan membacakan apa yang tertulis dibuku di meja guru dan membiarkan murid tertidur mendengarkan dongeng matematikanya.
3. Hanya berani menjawab soal yang dia telah temukan jawabannya.
Kalau dikelas itu jarang sekali pak Gino menjelaskan cara menjawab soal yang sulit. Kalaupun dia bisa , itu karena ia telah mencari lebih dahulu jawabannya.
Ada suatu kabar burung yang mengatakan : “ Kalau pak Gino ngak bisa menjawab soal yang sulit dikelas A , dia pasti akan menunda dan membawa soal itu ke kelas B dan dijadikan soal latihan berharap ada yang bisa menjawab pertanyaan itu.
Kalau ada yang bisa menjawab , jawaban itu lalu dicatat oleh Gino dan dibawa ke kelas A dan dijelaskan kepada murid kelas A , seakan-akan Pak gino lah yang menjawab soal itu.”
Dan kalau tidak ada yang bisa menjawab , maka keluarlah jurus andalan Pak Gino “ yah anak-anak , ini kelihatannya salah soal . Jadi ngak bisa ketemu “
Dan itu sering kali terjadi , dengan metode yang menjiplak ( sama persis ).
Ulangan Matematika dengan Gino Mayoritas menelurkan Remidawan ( alias banyak yang tidak lulus )
Sudah di kelas dijelaskan dengan asal-asalan , dan tidak begitu pintar Pak gino kerap kali menyusahkan muridnya dengan memberikan soal yang AMAT AMAT AMAT SANGAT SUSAH SEKALI bagi murid-murid standar. Yang pada akhirnya akan menjadi remedial.
Soal-soal itu katanya diambil dari buku terjemahan dan biasanya selalu sulit. Hanya yang sangat jenius dalam matematika yang dapat menangkal soal-soal Pak Gino itu.
Pak Gino itu Mata keranjang !!!
Yah , jelas !
Tapi memang itu kan hak pria, namun itu sudah kelewatan.
Murid-murid perempuan seringkali menjadi korban , Kadang-kadang dipegang tangannya dan setiap pelajaran ada saja ulahnya.
Bagaimana dengan Nilai para REMEDIALWAN ?
Bagi yang diajar Pak Gino , bisa sedikit tenang. Dengan nilai yang pas-pasan yang didapat dari ulangan sering kali bisa menjadi tuntas dengan sedikit Nilai Goncang ( pakai dadu kayaknya )
Jadi saya juga pernah mengalami, ulangan yang sangat jelek bisa di ubah menjadi nilai 7 di rapot.
Sebenarnya masih banyak yang bisa di tulis, tapi berhubung tangan saya pegal-pegal, jadi saya akan lanjutkan nanti .
Pak Sugino
Monday, May 5, 2008
at 5:23 AM
Labels: Guru Matematika, Tentang Guru
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comments:
saya sangat sejutu dengan apa yang ada di blog ini
semua yang nyata tentang pak GINO itu ada benarnyaa...
tapi di semester 4 ini saya merasa bahawa pak GINO sudah agak berubah....
mudah2an ia tidak mencari istri muda di SMA Xaverius 1 ini..
Post a Comment