Fakta –Fakta mengenai Bangau

Thursday, May 1, 2008

Mengapa reputasi Bangau itu bagus dimata banyak orang ?

Kenapa ? saya sering mendengar bahwa banyak orang mengatakan bahwa anak yang sekolah di Bangau itu pintar-pintar. Yah itu sih memang benar. Tapi masih juga ada yang tidak pintar alias malas.


Bangau mulai terdongkrak reputasinya karena / Berkat Yudistira dan para peserta Olimpiade lainnya yang dapat memenangkan berbagai kompetisi.

Pasti banyak yang berfikir kalau sekolah di bangau bisa sepintar itu. Menurut saya itu tidak benar. Kenapa itu bisa terjadi ? itu karena anak itu sendiri.

Menurut pengamatan saya, Pelatihan olimpiade hanya mengajarkan dasar yang bisa dipelajari setiap orang. Namun masalahnya adalah kemauan dari anak itu sendiri.


Apakah anak Bangau itu rajin , Pintar , Cerdas , Beretika baik ?

Jawaban saya , tergantung !. Kalau anda masuk ke lingkungan sekolah anda akan menyadari kalau semua aspek yang ada di SMA memang terdapat di Bangau. Dari yang pintar, Cerdas , Malas, kurang ajar, sopan , nakal , cendekiawan, berandalan , dan masih banyak lagi.

Kenapa saya berani mengatakan ini ?
Karena ini lah fakta yang ada.
Di setiap kelas selalu ada murid yang pintar dan malas/ bodoh . Dan kurang lebih di setiap kelas ada seorang anak yang bisa dibilang merupakan tukan buat ulah.
Anak bangau itu semuanya diajarkan Etika baik, yah itu sih berlaku pada guru yang ganasnya minta ampun. Kalau dengan guru yang baik , sepertinya etika itu tidak berlaku.


Murid yang pintar atau Guru yang pintar ?

Ada sih beberapa murid yang lebih pintar dari guru, tapi itu hanya ada 1 : 100 . Mungkin anda salah satunya ? Kenapa anda tidak mengatakannya ?


Pernahkah mendapatkan guru yang lebih bodoh daripada murid ?

Di bangau , saya jujur mengatakan kalau semua murid yang cerdas , itu karena mereka itu telah pintar sejak mereka di SMP. Dan hanya sedikit yang menjadi pintar oleh guru-guru bangau, bisa dibilang hanya 1-10 murid yang berpeluang.
Bangau mempunyai guru yang pintar namun ada juga guru yang suka nyleneh. Sudah salah , masih saja ngotot. Saya tidak ingin mejelek-jelekan mereka , namun apa daya.

Kejadian tentang guru yang malah diajari oleh murid itu sudah menjadi makanan sehari-hari murid Bangau. Di Bangau , di setiap kelas pasti saja ada 1 murid yang jenius sekali. Yah , Kemudian bertemu dengan guru yang …, yah bisa dibilang agak oon. Yah cocok deh.., tinggal di tertawakan oleh penduduk sekelas.


Rasa hormat yang telah berkurang terhadap guru

Banyak murid yang sangking kesalnya terhadap seorang guru melakukan tindakan yang ditujukan terhadap guru tersebut. Cnthnya saja , Mengempeskan ban motor guru, namun ini sangat beresiko mengingat adanya satpam yang berjaga-jaga di tempat parkir.

Ada juga yang tidak lagi hormat terhadap guru itu. Kejadian ini merupakan menu sehari-hari murid bangau.

Isu pulang cepat , kenapa murid selalu lebih dulu tahu ?
Sudah bukan hal yang baru. Biasanya murid yang sudah bosan dengan pelajaran sekolah selalu menantikan istilah pulang cepat yang bisa membebaskan mereka dari pelajaran yang membosankan.

Nah , masalahnya. Ada saja murid yang tahu jika ada isu pulang cepat, dan pasti cepat tersebar melalui perantara mulut ke mulut.

Banjir Ulangan !
Sudah tidak bisa dipungkiri , bahwa di Bangau itu seringkali banjir ulangan , ketika guru-guru di kejar-kejar oleh nilai. Guru-guru biasanya mengebut dengan cara menjelaskan dengan cara EXPRESS , Cnthnya Pak Sugino ( bagi yang diajar pastilah tahu maksudnya.

Guru menganggap murid sudah pintar, jadi mereka tidak perlu lagi menjelaskan

Kalau ditanya , guru banyak yang menjawab “ kan sudah diajarkan oleh koko les ?, jadi ngak usah dijelasin lagi kan ? “

Hmm.., anda pasti tahu siapa saja guru yang biasa berkata spt itu.


Yah sekian kata-kata dari saya saat ini

1 comments:

semoga guru2 yang baco ini
(yang meraso) sadar
akan depresinya murid2
thx a lot buat pencipta hehehe